Hallo Semuanya 👋
Hari ini aku akan kasih informasi kekalian mengenai QnA terkait Covid-19 dari blog sebelumnya.
untuk kalian yang belum baca part pertama QnA kalian bisa klik link dibawah 👇
disini terdapat 5pertanyaan dan jawaban, buat kalian selamat membaca~
1. Apakah antibiotik efektif dalam mencegah dan mengobati COVID-19?
👉 Tidak, antibiotik hanya bekerja untuk melawan bakteri, bukan virus. Oleh
karena COVID-19 disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak bisa
digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan. Namun, jika Anda
dirawat di rumah sakit dan didiagnosis COVID-19, Anda mungkin akan
diberikan antibiotik, karena seringkali terjadi infeksi sekunder yang
disebabkan bakteri.
2. Siapa saja yang berisiko terinfeksi COVID-19?
👉 Orang yang tinggal atau bepergian di daerah di mana virus COVID-19
bersirkulasi sangat mungkin berisiko terinfeksi. Mereka yang terinfeksi
adalah orang-orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala melakukan
perjalanan dari negara atau wilayah terjangkit, atau yang kontak erat,
seperti anggota keluarga, rekan kerja atau tenaga medis yang merawat
pasien sebelum mereka tahu pasien tersebut terinfeksi COVID-19.
Petugas kesehatan yang merawat pasien yang terinfeksi COVID-19
berisiko lebih tinggi dan harus konsisten melindungi diri mereka sendiri
dengan prosedur pencegahan dan pengendalian infeksi yang tepat.
3. Manakah yang lebih rentan terinfeksi coronavirus, apakah orang yang lebih tua, atau orang yang lebih muda?
👉 Tidak ada batasan usia orang-orang dapat terinfeksi oleh coronavirus ini
(COVID-19). Namun orang yang lebih tua, dan orang-orang dengan kondisi
medis yang sudah ada sebelumnya (seperti asma, diabetes, penyakit
jantung, atau tekanan darah tinggi) lebih rentan untuk menderita sakit
parah.
4. Bagaimana membedakan antara sakit akibat infeksi COVID-19, dengan influenza biasa?
👉 Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami gejala
infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek.
Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga
kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut. Pemeriksaan
medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium sangat
diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi COVID-19.
Bagi setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas sangat
direkomendasikan untuk segera mencari pengobatan, dan memberitahukan
petugas kesehatan jika mereka telah melakukan perjalanan dari wilayah
terjangkit dalam 14 hari sebelum muncul gejala, atau jika mereka telah
melakukan kontak erat dengan seseorang yang sedang menderita gejala
infeksi saluran pernafasan.
5. Berapa lama waktu yang diperlukan sejak tertular/terinfeksi hingga muncul gejala penyakit infeksi COVID-19?
👉 Waktu yang diperlukan sejak tertular/terinfeksi hingga muncul gejala
disebut masa inkubasi. Saat ini masa inkubasi COVID-19 diperkirakan
antara 1-14 hari, dan perkiraan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai
perkembangan kasus.
sumber : covid19.kemkes.go.id
Komentar
Posting Komentar